Stress

Stres Baik dan Stres Buruk

Stres Baik dan Stres Buruk – Respon tubuh terhadap stres itu seperti pesawat yang bersiap untuk lepas landas. Hampir semua sistem tubuh—seperti jantung dan pembuluh darah, sistem kekebalan tubuh, paru-paru, sistem pencernaan, organ sensorik, dan otak—mengalami perubahan untuk menghadapi ancaman yang dirasakan.

Jantung Berdebar dan Tubuh Gemetar
Saat stres, tubuh kita bisa mulai gemetar dan jantung berdetak kencang. Dalam kondisi seperti ini, sulit untuk melakukan sesuatu dengan terkontrol dan presisi. Fokus kita tertuju pada bagaimana bertahan, sehingga kemampuan kita dalam mengambil keputusan berdasarkan berbagai informasi pun berkurang. Akibatnya, kita lebih mudah melakukan kesalahan atau mengambil keputusan yang kurang tepat.

Kenali Pemicu Stresmu
Mulailah menyadari apa yang membuatmu stres serta bagaimana tubuh dan emosimu bereaksi terhadapnya. Jangan abaikan perasaan tertekan itu. Jangan berpura-pura semuanya baik-baik saja. Coba perhatikan hal apa saja yang membuatmu merasa tertekan dan apa yang kamu pikirkan tentang hal tersebut. Apakah kamu merasa gugup atau bahkan mengalami gejala fisik seperti sakit perut atau tegang di bagian tertentu? Jika iya, perhatikan dengan lebih detail bagaimana reaksi tubuhmu terhadap stres.

Cara Mencegah Stres Berlebihan
Cobalah untuk mengurangi intensitas reaksi emosionalmu terhadap stres. Ingat, stres muncul karena kita merasa ada bahaya—baik secara fisik maupun emosional.

– Apakah kamu melihat masalahmu secara berlebihan, seolah-olah itu adalah bencana besar?
– Apakah kamu merasa harus selalu menyenangkan semua orang?
– Apakah kamu bereaksi secara berlebihan dan menganggap semuanya harus segera diselesaikan?
– Apakah kamu merasa harus selalu menang dalam setiap situasi?

Cobalah untuk lebih santai dan melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang lebih moderat. Anggap stres sebagai sesuatu yang bisa kamu atasi, bukan sesuatu yang akan menghancurkanmu. Kendalikan emosi yang berlebihan dan coba lihat situasi secara lebih objektif. Jangan terlalu fokus pada sisi negatif atau kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi.

Stres Baik vs Stres Buruk
Respon stres (atau yang dikenal sebagai *fight or flight response*) sebenarnya sangat penting dalam situasi darurat. Misalnya, saat pengemudi harus mengerem mendadak untuk menghindari kecelakaan. Namun, respons ini juga bisa muncul dalam situasi yang sebenarnya tidak berbahaya, seperti saat akan menembak bola penalti yang menentukan kemenangan, bersiap menghadiri acara penting, atau menghadapi ujian akhir.

Dalam dosis kecil, stres ini bisa membantu kita lebih fokus dan siap menghadapi tantangan. Setelah situasi berlalu, sistem saraf kita akan kembali normal dan siap merespons tantangan berikutnya.

Kurangi Stres dengan Bola Stres
Jika kamu bekerja di lingkungan kantor atau sering merasa tegang, coba gunakan bola stres (*stress ball*). Bola stres terbukti bisa membantu meredakan tekanan! Jadi, tunggu apa lagi? Coba gunakan bola stres dan rasakan manfaatnya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *