Stress

Menghilangkan Stres yang Nggak Perlu dalam Hidup

Menghilangkan Stres yang Nggak Perlu dalam Hidup – Setiap kali pulang naik mobil, aku selalu taruh kunci di saku celana atau di tempat tertentu. Malam hari, saat melepas sepatu, aku letakkan di samping tempat tidur supaya besok pagi aku tahu di mana mereka. Mejaku mungkin kelihatan berantakan, tapi aku tahu di mana semua yang aku butuhkan. Makanya, aku selalu bilang ke anak-anak dan istriku supaya nggak merapikan atau memindahkan barang-barang di mejaku. Begitu mereka melakukannya, aku jadi nggak bisa menemukan barang yang aku cari.

Anak sulungku, Micah, kalau pulang kerja suka asal taruh bajunya di mana saja. Besoknya, dia panik sendiri mencari bajunya ke seluruh rumah. Aku ingat istriku pernah memaku gantungan di dekat pintu buat menyimpan kuncinya. Tapi, hampir setahun dia lupa kalau kuncinya ada di sana. Berkali-kali dia bongkar rumah buat nyari kuncinya, sampai akhirnya kami harus keluar uang hampir seratus dolar buat bikin kunci baru.

Kalau kamu sering kehilangan barang, biasakan selalu menaruhnya di tempat yang sama. Kenapa harus stres cari barang yang hilang kalau bisa dicegah dengan cara simpel ini? Kalau kamu sering tersandung benda di rumah, geser saja benda itu supaya nggak kejadian lagi. Aku pernah lihat istriku tersandung barang yang sama berkali-kali, tapi entah kenapa dia nggak kepikiran buat memindahkannya.

Banyak hal kecil yang bisa kita lakukan buat bikin hidup lebih gampang. Tujuan akhirnya adalah mengurangi stres. Stres bisa jadi penyebab utama berbagai masalah dalam hidup, bikin kita gampang sakit, memicu pertengkaran dengan orang terdekat, dan merusak hari yang seharusnya bisa menyenangkan.

Kalau ada sesuatu yang bikin kamu kesal, coba tarik napas dalam-dalam sebelum bereaksi. Kalau aku selalu bereaksi spontan setiap kali kesal, mungkin aku bakal kehilangan banyak teman dan hubungan keluargaku pun nggak akan sebaik sekarang.

Daripada bikin target jangka panjang yang butuh waktu lama buat dilihat hasilnya, coba buat target kecil dan kasih apresiasi ke diri sendiri setiap kali berhasil mencapainya.

Selain itu, daripada pakai username dan password berbeda untuk setiap akun—perbankan, email, keanggotaan, dll.—kenapa nggak pakai yang sama saja? Kalau takut diretas, cukup ganti sebulan sekali.

Dan yang terakhir, kalau mulai suatu proyek, selesaikan dulu sebelum mulai yang lain. Kalau nggak, hidupmu bakal penuh dengan proyek-proyek yang nggak selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *